Para Pemain Drama di Liga Inggris Akan Dihukum Berat

Liga Inggris sudah menghukum para pemain Manchester United dan Liverpool jika aturan soal pemain drama ini diberlakukan sebulan lalu.

Pihak FA Inggris merencanakan akan menghukum para pelaku diving di atas lapangan hijau dengan skorsing dua laga, bahkan jika wasit tidak melihat atau tidak memberi kartu kuning saat itu.

Di sepak bola Skotlandia pemain yang memperoleh keuntungan untuk tim mereka dengan permainan drama atau diving dapat dihukum secara retrospektif dan diberi skorsing dua pertandingan.

Sekarang FA Inggris melihat kemungkinan menerapkan skema serupa untuk membasmi kecurangan dalam permainan sepak bola di tanah kelahirannya.

Menurut The Times, para pejabat FA akan dikirim ke Skotlandia pada sebuah “misi pencarian fakta” untuk membantu wasit dalam tugas ini.

Ketua FA Greg Clarke diyakini berada di antara banyak orang yang tertarik pada rencana itu. Dengan skema ini maka semua insiden kontroversial akan diperiksa di tayangan ulang video setelah pertandingan.

Pertandingan Liga Inggris Manchester United vs Liverpool pada hari Minggu berpusat di sebuah insiden yang memicu perselisihan di pinggir lapangan antara manajer Juergen Klopp dan Jose Mourinho.

Klopp percaya gelandang MU asal Spanyol Ander Herrera berlebih-lebihan dengan memegangi mukanya saat didorong oleh striker Liverpool Roberto Firmino dan tidak ada tindakan diambil oleh wasit.

Paul Pogba juga ada di antara pemain Premier League tertangkap basah melakukan diving musim ini dan terkena kartu kuning di pertandingan MU melawan West Ham pada bulan November.

Dan Daniel Sturridge dikenakan kartu kuning oleh wasit Michael Oliver setelah beberapa menit masuk sebagai pemain pengganti melawan Swansea City pada bulan Oktober.

Tindakan keras Skotlandia pada aksi diving – dijuluki Aturan 201 – telah berlaku sejak 2011 dan menyatakan “pelanggaran bagi seorang pemain yang menyesatkan ofisial pertandingan guna mendapatkan keuntungan yang lebih besar.”